Apa itu Integral Gaussian?
Fungsi e^(−x²) adalah kurva lonceng: ia mencapai puncak 1 saat x = 0 dan turun secara simetris menuju 0 ke kedua arah. Luas di bawahnya pada seluruh garis real tepat sama dengan √π ≈ 1,7724. Ini luar biasa: e dan π, yang biasanya ditemui dalam konteks terpisah, dipersatukan dalam integral paling sederhana dari teori probabilitas.
The integral of e^(−x²) over all x equals √π ≈ 1.7725. This is the Gaussian integral. Its square root divided by √(2π) gives the standard normal distribution curve.
Buktinya adalah salah satu trik paling elegan dalam matematika. Misalkan I = ∫e^(−x²)dx. Hitung I² dengan menuliskannya sebagai integral ganda atas x dan y, lalu beralih ke koordinat polar r, θ. Integrannya menjadi e^(−r²) dan elemen luas menjadi r·dr·dθ. Faktor r membuat integral menjadi elementer: ∫₀^∞ re^(−r²)dr = 1/2. Mengalikan dengan ∫₀^(2π) dθ = 2π memberi I² = π, sehingga I = √π.
Distribusi normal, teorema limit pusat, fungsi gelombang kuantum (yang menggunakan paket gelombang Gaussian), dan aproksimasi Stirling untuk faktorial semuanya bertumpu pada integral tunggal ini. Nilai √π muncul di mana pun e^(−x²) diintegralkan, dan ternyata itu terjadi hampir di mana-mana dalam probabilitas kontinu.
Integral Gaussian: integral dari -tak hingga hingga +tak hingga dari e^(-x^2) dx = sqrt(pi). Bukti elegannya menguadratkan integral, mengubahnya ke koordinat polar, lalu mengevaluasinya secara tepat. Ini adalah perhitungan kunci di balik distribusi normal: rapat probabilitas (1/sqrt(2*pi))*e^(-x^2/2) berintegral menjadi 1. Fungsi Gaussian muncul dalam mekanika kuantum, difusi panas, aproksimasi Stirling, dan teorema limit pusat.
Pi
Memorize pi, e, and 38 mathematical constants using the numpad path method
Main sekarang - gratisTanpa akun. Bisa di perangkat apa saja.